Arikamedia.id, AMBON – Menghadapi perubahan cuaca yang kian tidak menentu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon mulai mengintensifkan langkah antisipatif dengan turun langsung ke sejumlah titik rawan bencana.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan, menjelaskan bahwa berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca dalam beberapa waktu ke depan akan bergerak menuju periode bulan hujan, yang berpotensi meningkatkan risiko bencana .
“Sejak dini kami sudah melakukan langkah-langkah mitigasi, termasuk turun langsung ke lokasi-lokasi yang sebelumnya pernah terdampak bencana. Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya via WA, Jumat, (10/04/26).
BPBD bersama instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU), juga melakukan pengukuran di sejumlah titik untuk mengidentifikasi potensi kerawanan.
Data hasil pengukuran tersebut nantinya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bagian dari upaya penanganan yang lebih komprehensif.
Sejumlah wilayah yang telah menjadi fokus pemantauan antara lain kawasan Belakang Soya, Batu Meja, Kilang, dan Naku.










