Arikamedia.id, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perhubungan mulai mengevaluasi pemanfaatan kawasan parkir apung yang hingga kini belum digunakan secara maksimal oleh masyarakat.
Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan sekaligus mencari solusi bagi aktivitas pedagang kuliner malam dan pasar buah di pusat kota.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ambon, Yan Suitella mengatakan, pihaknya sudah turun langsung ke lapangan untuk meninjau sejumlah kegiatan serta menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pembangunan di Kota Ambon.
Sementara itu, sesuai tugas dan fungsi Dinas Perhubungan (Dishub) dalam penyediaan lahan parkir apung, pemerintah telah menyiapkan sarana dan prasarana sejak lima bulan terakhir. Namun hingga kini, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
“Pemerintah sudah menyediakan sarana dan prasarana, tetapi belum dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat. Karena itu nantinya kami akan kembali berkoordinasi dengan Dinas Perindag maupun Satpol PP untuk langkah penataan selanjutnya,” ujarnya.di Balai Kota Ambon, Jumat,(22/05/26)
Dalam evaluasi tersebut, Dishub Kota Ambon juga mempertimbangkan pemanfaatan sebagian kawasan parkir apung sebagai tempat sementara bagi pedagang kuliner malam di belakang Ambon Plaza (Amplaz) dan pedagang pasar buah, agar aktivitas jual beli lebih tertata dan tidak mengganggu kawasan sekitar.










