Arikamedia.id, AMBON – Sejumlah desa di pulau-pulau kecil hingga saat ini masih menikmati layanan listrik terbatas yang umumnya hanya menyala pada malam hari.
Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Mumin Refra, saat rapat dengar pendapat (RDP) gabungan Komisi II dan Komisi III bersama mitra komisi dalam rangka persiapan Idul Fitri di ruang paripurna DPRD Maluku pekan lalu.
Refra mengatakan, Kondisi tersebut dinilai menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Dia meminta PLN meningkatkan pelayanan listrik di wilayah pulau-pulau kecil di daerah pemilihannya, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Di dapil saya, Maluku Tenggara dan Kota Tual, masih ada sejumlah desa di pulau-pulau kecil seperti Desa Dullah dan wilayah di Kecamatan Tayando Tam yang listriknya hanya menyala pada malam hari,” kata Refra.
Dijelaskannya, sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut menggantungkan hidup sebagai nelayan.
Karena itu menurutnya, ketersediaan listrik pada siang hari juga sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas, termasuk pengolahan hasil tangkapan serta kebutuhan rumah tangga.
“Kami berharap menjelang Idul Fitri pelayanan listrik dapat ditingkatkan, sehingga masyarakat di pulau-pulau kecil juga dapat merasakan pelayanan publik yang lebih baik, di momentum Idul Fitri ini pelayanan listrik bisa ditingkatkan, bukan hanya malam hari tetapi juga pada siang hari,” ujarnya.










