MALUKU TENGAH – Aliansi Anak Tani Maluku (AATM) menyampaikan apresiasi kepada PT Nusa Ina atas komitmennya dalam menjalankan kemitraan yang berkelanjutan bersama masyarakat adat, khususnya di Negeri Kobi Sadar, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah.
Ketua Aliansi Anak Tani Maluku, Agus, menilai bahwa mekanisme pembagian dana bagi hasil yang dilakukan secara rutin dan terbuka merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat pemilik hak ulayat atas lahan perkebunan kelapa.
“Kami melihat PT Nusa Ina telah menunjukkan itikad baik dengan menjalankan kewajiban kemitraan sesuai kesepakatan bersama negeri-negeri adat. Ini patut diapresiasi,” ujar Agus.
Menurut AATM, keberlanjutan kemitraan antara perusahaan dan masyarakat adat menjadi contoh penting bagaimana pengelolaan sumber daya agraria dapat berjalan seimbang antara kepentingan usaha dan kesejahteraan rakyat.
AATM juga menilai langkah Pemerintah Negeri Kobi yang menyalurkan dana bagi hasil melalui mekanisme pemerintahan negeri sebagai bentuk tata kelola yang tertib dan transparan, sehingga hak masyarakat adat tetap terjamin.
“Kemitraan yang dibangun sejak lama ini harus dijaga bersama. Selama perusahaan memenuhi kewajiban dan menghormati hak adat, maka stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat tani akan tetap terpelihara,” lanjut Agus.










