Publik kini terus disuguhkan dengan kata “Akhirnya…”
* Akhirnya, Gas Abadi Masela yang mandek 30 tahun mulai dibangun (Juli 2026).
* Akhirnya, lembaga super-holding Danantara yang diwacanakan sejak 1980-an resmi berdiri (Feb 2025).
* Akhirnya, kredit macet UMKM yang mencekik rakyat puluhan tahun diputihkan di hari-hari pertama ia menjabat (Nov 2024).
* Akhirnya, program makan bergizi gratis skala nasional terlaksana (Jan 2025).
* Akhirnya, korupsi kelas kakap dan mafia SDA disikat habis dengan rekor penyitaan aset terbesar dalam sejarah.
Tidak hanya itu, rentetan rekor baru tercipta. Mulai dari swasembada 8 komoditas pangan, 1.000 jembatan desa yang rampung, kesejahteraan hakim yang naik drastis, hingga kebanggaan melihat Presiden RI kemana-mana menggunakan mobil rancangan anak bangsa. Dan dalam waktu dekat, kendaraan listrik nasional pun siap mengaspal.
Seorang ahli tentang Indonesia, Adam Schwartz, pernah menyebut bahwa Indonesia akan selamanya menjadi “A nation in waiting” bangsa yang hanya terus menunggu.
Namun, lewat prinsip kepemimpinan yang berani mengeksekusi dan tak menunggu sempurna, kutukan itu berhasil dipatahkan. Hari ini, terbukti bahwa Indonesia is no longer in waiting. (*)










