BeritaNasionalOpiniUtama

14 Tahun Lalu di Singapura: Obrolan Santai yang Mengubah Wajah Indonesia Hari Ini

8
×

14 Tahun Lalu di Singapura: Obrolan Santai yang Mengubah Wajah Indonesia Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo - internet

Cerita ini dimulai 24 September 2012. Di bawah teriknya matahari Singapura, Dirgayuza menemani Prabowo Subianto berjalan santai menyusuri Gardens by the Bay. Di tengah taman futuristik berharga fantastis itu, Prabowo memandangi Marina Bay dan melontarkan sebuah harapan:

“Yuza, saya ingin rakyat Indonesia segera punya taraf hidup yang tidak kalah dengan rakyat Singapura.” Bagi banyak orang, itu mungkin terdengar seperti janji politis biasa. Namun, yang membuat momen itu melekat di ingatan Dirgayuza hingga 14 tahun kemudian adalah kalimat Prabowo selanjutnya.

Menurut Prabowo, Indonesia tidak pernah kekurangan ide, studi, atau konsep yang hebat. Yang selama ini kurang adalah keberanian untuk mengeksekusi. Beliau memegang satu prinsip kuat: “Do not let the perfect be the enemy of the good.”

Baca Juga  Tiga Media Internasional Besar Serentak Sorot Indonesia: Ini yang mereka tulis tentang Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah 

Jangan menunggu segala sesuatunya sempurna baru mulai bergerak. Yang terpenting adalah berani memutuskan, segera kerjakan, dan sempurnakan sambil berjalan.

Dari Meja Rapat Menjadi Kerja Nyata

​Kini, melompat ke tahun 2026, ucapan di Singapura itu terbukti bukan sekadar omong kosong. Dua tahun masa kepemimpinan Prabowo seolah menjadi jawaban atas berbagai proyek dan kebijakan yang puluhan tahun cuma jadi “wacana” dari meja ke meja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *