Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaDaerahEkonomiUtama

10 SPBU Nelayan Beroperasi, DPRD Maluku Dorong Investor Lokal Buka Titik Baru

30
×

10 SPBU Nelayan Beroperasi, DPRD Maluku Dorong Investor Lokal Buka Titik Baru

Sebarkan artikel ini
Link Banner

Kuota BBM Subsidi Jadi Tantangan

Laipeny menyebut persoalan kuota BBM subsidi masih menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan SPBU Nelayan. Pemerintah Provinsi Maluku nantinya akan mengusulkan kebutuhan kuota, sementara DPRD bersama Dinas Perikanan akan mendorong tambahan kuota khusus bagi nelayan.

Link Banner

“Pemerintah provinsi, Dewan, Dinas Perikanan akan juga meminta penambahan kuota, khusus untuk SPBU nelayan,” jelasnya.

Menurut Laipeny, kepastian kuota penting agar SPBU Nelayan yang telah beroperasi dapat menjalankan pelayanan BBM secara optimal.

Sementara itu, rencana pembangunan SPBU Nelayan di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, juga disebut semakin terbuka. Berdasarkan informasi dari Pertamina, calon investor untuk pembangunan fasilitas tersebut telah tersedia.

“Kalau memang itu sudah mereka berminat untuk berinvestasi, berarti kalau waktu dekat SPBU nelayan di Nusaniwe itu bisa beroperasi,” katanya.

Baca Juga  46 Tahun Beroperasi, Gerakan Aktivis Muda Maluku Minta Evaluasi Terbuka atas Kebutuhan Modal Perumda Tirta Yapono 

Laipeny mengatakan tidak ada kendala mendasar dalam rencana tersebut. Pemerintah, Pertamina, dan calon investor tinggal melanjutkan koordinasi serta proses teknis.

DPRD Maluku berharap keterlibatan investor lokal dapat mempercepat penambahan SPBU Nelayan di berbagai wilayah, sehingga akses BBM bagi nelayan di daerah kepulauan menjadi lebih mudah dan dekat. (**)

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *