Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa reformasi birokrasi tetap menjadi salah satu agenda prioritas Pemkot Ambon.
Ia berharap Sekkot yang baru mampu membangun birokrasi yang lebih ramping, responsif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memangkas prosedur pelayanan yang berbelit-belit.
Dikatakan, penyederhanaan birokrasi merupakan langkah penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan efisien.
Untuk itu, ia meminta Sekkot segera menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang jelas di seluruh perangkat daerah sehingga setiap pelayanan memiliki kepastian waktu penyelesaian.
Selain itu, Bodewin juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan netralitas ASN dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.
Kedua nilai tersebut harus menjadi budaya kerja sehari-hari, bukan hanya diterapkan saat momentum politik seperti pemilihan umum.
“Jika seluruh ASN bekerja dengan integritas dan menjaga netralitas, maka kualitas pelayanan publik akan semakin baik, kepercayaan masyarakat meningkat, dan cita-cita mewujudkan birokrasi yang bersih serta profesional dapat kita capai bersama,” pungkasnya. (AM-18)










