Arikamedia.id, AMBON – Pemerintah Kota Ambon terus membenahi penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan, data yang akurat sangat penting agar bantuan tepat sasaran. Karena itu, masyarakat diminta mengikuti pendataan dan memberikan informasi kondisi sosial ekonomi secara jujur.
Menurutnya, seluruh warga didata, termasuk aparatur sipil negara (ASN). Namun, pendataan tersebut bukan berarti semua yang tercatat akan menerima bansos.
Data digunakan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan dari level 1 hingga 10, kemudian menentukan kelompok yang berhak menerima bantuan sesuai ketentuan.
“Ini butuh partisipasi masyarakat. Jangan mengeluh tidak dapat bantuan kalau kita mendata tidak mau mendatakan diri,” tegas Wattimena saat ditemui di Pattimura Park, Senin (31/8/26).
Pemkot Ambon juga melakukan pendataan secara langsung ke desa, negeri, dan kelurahan untuk menjangkau warga yang belum terdata.
Wattimena mengatakan, masyarakat juga dapat ikut mengawasi proses pendataan. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memastikan bansos diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.










