“Meski kinerja dewan tersebut tidak lagi terdengar di tengah hiruk pikuk perang AS-Iran, Israel terus menjauhkan Gaza dari perdamaian dengan terus melakukan penyerangan terhadap Gaza, dan Israel pun tidak menaati ketentuan-ketentuan dalam BoP, seperti dibuka dan dimasukkannya bantuan kemanusiaan dan kesehatan,” tuturnya.
HNW Soroti Solidaritas untuk Wartawan Indonesia
Peran Indonesia di Dewan Perdamaian harusnya dimaksimalkan. Namun, bila memang kehadiran dewan tersebut tidak ada gunanya sama sekali untuk membantu kemerdekaan Palestina, dengan hadirnya perdamaian dan keselamatan warga Gaza/Palestina dan warga sipil negara lain, termasuk Indonesia, yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan, maka sudah sepatutnya bila Indonesia melaksanakan janji yaitu mempertimbangkan ulang keanggotaannya di dewan.
Dia menekankan kejahatan Israel terhadap 2 wartawan dari Indonesia itu menambahkan bukti kejahatan Israel terhadap wartawan, bahkan jumlah korban wartawan yang tewas akibat kejahatan Israel melampaui jumlah wartawan yang tewas saat Perang Dunia Pertama atau Kedua.
“Ini juga momentum komunitas wartawan Indonesia menunjukkan solidaritas mereka untuk menghentikan kejahatan Israel terhadap wartawan,” pungkasnya. (***)








