BeritaNasionalPemerintahanUtama

Tema Natal “Marilah kita pergi ke Betlehem” Menteri Agama RI : Natal mengingat bahwa Kedamaian dan Kasih Kristus tidak mengenal batas perbedaan

59
×

Tema Natal “Marilah kita pergi ke Betlehem” Menteri Agama RI : Natal mengingat bahwa Kedamaian dan Kasih Kristus tidak mengenal batas perbedaan

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA

Diharapkan, sukacita Natal dapat mengukuhkan persahabatan sejati diantara kita semua, sesama anak bangsa yang telah bertekad hidup di dalam kesatuan di tengah kemajemukan.

Menurutnya, tekad itu telah dibangun sejak berabad-abad silam kemudian dikukuhkan dalam berbagai gerakan kebangsaan, persatuan di dalam keberagaman tersebut, menjadi pondasi hidup kita hingga sekarang dan berbagai momentum sukacita seperti Natal niscaya dapat mengantar kita semua pada ikan persaudaraan sejati antar manusia, antar sesama warga, dan berbagai bentuk relasi sosial di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sebagai warga bangsa yang baik, tentu kita bisa melihat setiap agama di negeri ini sungguh, telah sanggup membangun kehidupan bersama yang rukun dan damai. Kita juga meyakini setiap umat beragama, apapun agamanya telah meyakini sikap-sikap yang teposeliro, dan di berbagai daerah di negeri ini telah pula menunjukkan nilai-nilai yang rukun dan damai. Kunci hidup rukun dan damai dan tenggang rasa di negeri ini ialah moderasi beragama, suatu sikap kedewasaan, cara beragama,” ungkapnya.

Baca Juga  𝗧𝗮𝗻𝗴𝗶𝘀 𝗣𝗶𝗹𝘂 𝗜𝗯𝘂𝗻𝗱𝗮 𝗱𝗿. 𝗜𝗰𝗵𝗮: 𝗣𝗲𝗿𝗽𝗶𝘀𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗲𝗿𝗮𝘁 𝗦𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗜𝗯𝘂 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗔𝗻𝗮𝗸𝗻𝘆𝗮

Tambah Nasaruddin Pemerintah melalui Asca Cita Presiden terus memperkuat harmoni sosial berkeadilan melalui pembangunan yang inklusi dan berkelanjutan. Deklarasi Istiqlal, yang ditandatangani bersama Paus Fransiscus dan Imam Besar Istiqlal menjadi landasaan penting bagi penguatan antar umat beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *