WAKAPOLDA Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni mengatakan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program pangan nasional, khususnya di wilayah Maluku.
Anev Ketahanan Pangan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan menunjukkan bahwa isu pangan kini tidak hanya dipandang sebagai persoalan ekonomi, tetapi juga bagian dari stabilitas nasional.
Ketika produksi pangan terganggu, dampaknya bukan hanya pada kenaikan harga, tetapi juga berpotensi memicu persoalan sosial yang lebih luas.
Fokus pada optimalisasi produksi jagung menjadi langkah strategis mengingat komoditas tersebut memiliki peran penting dalam rantai pangan dan pakan nasional.
Dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah, perbankan, hingga aparat keamanan, menjadi indikator bahwa program swasembada pangan membutuhkan pendekatan kolaboratif.
Dalam konteks Maluku, tantangan geografis dan distribusi menjadi faktor penting yang harus diantisipasi.
Karena itu, keterlibatan Polda Maluku dalam pengawasan distribusi dan pengamanan program dinilai relevan untuk memastikan implementasi berjalan efektif di lapangan.










