“Bisa saja berkaitan dengan kinerja pemerintah yang kurang maksimal, baik pemerintah kota maupun pemerintah provinsi. Sebab itu, kita bisa berbagi pengalaman. Kalau kita bisa memberikan solusi, sama saja, tetapi solusinya apa, syaratnya seperti apa,” katanya.
Johan juga berharap warga aktif menyampaikan persoalan yang benar-benar terjadi di lingkungan mereka. Aspirasi tersebut nantinya akan menjadi bahan DPRD Maluku dalam pembahasan kebijakan dan pengawasan terhadap program pemerintah daerah.
Reses masa sidang III tahun 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihan. **













