“Tidak ada ruang untuk manipulasi ataupun bantuan dari pihak mana pun. Kelulusan ditentukan murni oleh kemampuan dan hasil kerja peserta sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri harus berjalan profesional dan mengedepankan prinsip merit system.
“Seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Kami ingin memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama tanpa praktik percaloan maupun intervensi,” tegasnya.
Pada pelaksanaan hari pertama, para peserta mengikuti mata ujian Pengetahuan Umum dan Wawasan Kebangsaan.
Berdasarkan data panitia, dari total 33 peserta yang terdaftar, sebanyak 32 calon taruna hadir mengikuti ujian, sementara satu peserta atas nama Aloysius Cristiforus Ratuanak dinyatakan tidak hadir.
Rangkaian Uji Akademik CAT Akpol 2026 dijadwalkan berlanjut pada hari berikutnya sesuai agenda Panitia Pusat.
Hingga seluruh tahapan hari pertama berakhir, situasi pelaksanaan ujian berlangsung aman, tertib, dan lancar. *










