Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa keberhasilan Maluku meraih peringkat ketiga nasional merupakan hasil kerja kolektif dan kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan pemerintah kabupaten/kota.
Menurutnya, penghargaan ini harus menjadi dorongan bagi seluruh pemerintah daerah untuk semakin memperkuat kebijakan dan program pembangunan yang memberikan ruang serta perhatian lebih besar kepada generasi muda.
“Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus memacu kinerja pemerintah daerah dalam merancang program-program strategis yang berfokus pada pemuda sebagai subjek utama pembangunan,” ujar Gubernur.
Ia menjelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui pemberdayaan generasi muda, merupakan salah satu komitmen utama Pemerintah Provinsi Maluku yang telah menjadi bagian dari Sapta Cita Pembangunan Daerah Provinsi Maluku.
Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa penghargaan yang diraih di tingkat nasional tersebut bukan semata-mata menjadi kebanggaan pemerintah provinsi, melainkan merupakan hasil kerja dan kontribusi seluruh elemen masyarakat Maluku, termasuk para pemuda serta jajaran pemerintah di 11 kabupaten/kota.










