Perhatian peserta tidak hanya tertuju pada pengalaman Soleman. Dalam pelayanan doa itu, beberapa warga yang sebelumnya menggunakan tongkat maupun kursi roda disebut mencoba kembali berdiri dan berjalan.
Sejumlah warga lainnya juga menyampaikan kesaksian mengenai perubahan yang mereka rasakan pada kondisi pendengaran.
Maluku Bermazmur 2026 juga menjadi momentum untuk menyuarakan pesan kasih, mempererat persaudaraan, dan mendoakan kedamaian bagi Maluku. (AM-18)










