Arikamedia.id, AMBON – Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Lucky Wattimury, Senin (19/10/26) mendorong pemerintah daerah menyusun perencanaan pembangunan kesehatan yang sesuai dengan karakteristik geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan.
Menurut Lucky, pemerataan pelayanan kesehatan membutuhkan perencanaan terpadu yang mencakup ketersediaan fasilitas kesehatan, transportasi medis, sarana prasarana, serta peningkatan kualitas tenaga kesehatan, terutama di wilayah terpencil.
Ia menegaskan di gedung DPRD Maluku kepada jurnalis, pembangunan kesehatan tidak bisa hanya bertumpu pada Dinas Kesehatan, tetapi membutuhkan sinergi rumah sakit, puskesmas, serta pemerintah kabupaten dan kota.
Lucky mengakui, pembenahan sektor kesehatan masih menghadapi tantangan manajemen, keterbatasan tenaga kesehatan, fasilitas, dan anggaran. Karena itu, perbaikan perlu dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Ia juga membuka peluang pembentukan peraturan daerah (Perda) sebagai landasan hukum pembangunan kesehatan berbasis kepulauan, apabila hasil kajian menunjukkan regulasi tersebut diperlukan.
Lucky berharap konsep tersebut segera dimatangkan dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah agar akses serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Maluku semakin merata.










