Arikamedia.id, MOSKOW – Hampir 2.400 orang ditahan dalam kerusuhan yang terjadi di Prancis pada Sabtu (17/10), dengan sekitar 1.000 petugas penegak hukum terluka, kata Kementerian Dalam Negeri Prancis, dikutip ANTARA.
Seperti dilaporkan stasiun televisi Prancis, BFMTV, Minggu (17/10), kementerian tersebut menyatakan secara spesifik dilakukan penahanan terhadap 2.397 orang serta 997 petugas polisi dan gendarmerie terluka, yang tujuh di antaranya dalam kondisi serius.
Aksi protes besar-besaran pada Sabtu (17/10) di Prancis itu terjadi karena meningkatnya biaya hidup dan kenaikan harga di seluruh Prancis.
Unjuk rasa tersebut diwarnai bentrokan antara demonstran dan polisi, kerusuhan, penjarahan, serta aksi vandalisme. ***










