“Kami ingin memastikan setiap pengangkatan pejabat dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Masukan dari masyarakat menjadi bagian dari pertimbangan, namun keputusan tetap diambil berdasarkan mekanisme dan aturan yang berlaku,” ujar Bodewin usai pelantikan di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa,(21/7/26).
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta seleksi yang telah menunjukkan kompetensi terbaiknya. Menurutnya, seluruh kandidat memiliki kapasitas yang mumpuni, namun hanya satu orang yang dapat dipercaya mengemban amanah sebagai Sekkot Ambon.
Kepada Robby Sapulette, ia mengingatkan bahwa jabatan Sekkot bukan sekadar jabatan administratif, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam membantu kepala daerah mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan dan menyinergikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Pengalaman Sapulette yang telah menjabat lebih dari satu tahun sebagai Penjabat Sekkot, kata Wattimena, menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai Sekkot definitif. (AM-18).










