“Tolong, proses kemitraan ini didudukkan secara sejajar. Kami adalah mitra strategis, bukan sekadar pelaksana subordinat,” pintanya.
Sebagai protes, ia melayangkan ultimatum keras penghentian operasional nasional. “Kami datang ke sini meminta keadilan. Ini kemitraan strategis, posisi kita sama. Pemerintah punya program, kami punya fasilitas untuk menjalankannya. Kalau kami terus dikecewakan, kami siap gembok dapur secara nasional,” ancamnya. Jika aksi itu terjadi, program MBG terancam berhenti total. “Dan ini gawat,” tutupnya. **










