Meski demikian, Pemkot Ambon tetap berusaha menyalurkan bantuan secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Selain itu, seluruh hewan kurban yang diserahkan dipastikan telah menjalani pemeriksaan kesehatan sehingga layak dikonsumsi dan memenuhi syarat penyembelihan sesuai ketentuan syariat.
Wattimena juga menilai, semangat berkurban harus dimaknai lebih luas sebagai bentuk pengorbanan, solidaritas, dan kepedulian antarsesama tanpa memandang perbedaan.
Ia menegaskan, keharmonisan masyarakat Ambon yang selama ini terjaga harus terus dirawat bersama sebagai modal sosial dalam membangun kota yang aman, damai, dan toleran.
Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Ambon, M. Aulia Waliulu, mengatakan pembagian hewan kurban menjadi agenda rutin pemerintah daerah untuk membantu masyarakat Muslim, khususnya warga kurang mampu.
Kata dia, ibadah kurban bukan hanya memiliki makna religius, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan melalui semangat berbagi kepada sesama.
Ia berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat membantu masyarakat menyambut Idul Adha dengan penuh sukacita serta semakin mempererat hubungan sosial antarwarga di Kota Ambon. (AM-18)










