Ia menegaskan bahwa Polwan memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai representasi perempuan Indonesia di tengah masyarakat.
“Polwan harus mampu menjaga keseimbangan antara tugas sebagai abdi negara dengan peran mulia dalam keluarga dan kehidupan sosial masyarakat. Profesionalisme harus berjalan berdampingan dengan etika, adab, serta keteladanan,” ujar Ny. Vitri.
Dalam arahannya, Ibu Asuh Polwan Polda Maluku juga memberikan penekanan terhadap pentingnya menjaga etika dan kehormatan diri, baik saat berdinas maupun di luar kedinasan.
Menurutnya, sikap santun, rendah hati, disiplin serta menjaga perilaku di ruang publik dan media sosial menjadi bagian penting dari citra Polri di mata masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan para Polwan agar mampu membangun rumah tangga yang harmonis melalui komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, serta memperkuat nilai spiritual dan kesabaran dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Rumah tangga yang harmonis akan menjadi pondasi utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Karena itu, para Polwan harus mampu menjaga keseimbangan peran sebagai anggota Polri, istri, ibu dan bagian dari masyarakat,” katanya.










