AMBON – Sebagai representasi pemuda Basyir Tuhepaly menilai bahwa hilirisasi kelapa membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berperan aktif.
KNPI Maluku diharapkan menjadi motor penggerak dalam mendorong keterlibatan pemuda, baik sebagai pelaku usaha, tenaga kerja produktif, maupun inovator di sektor pertanian berbasis teknologi.
Fungsionaris KNPI Maluku ini menjelaskan implementasi kebijakan ini perlu dikawal secara serius.
“Tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, akses terhadap teknologi, serta kepastian pasar harus menjadi perhatian utama,” pungkasnya, Senin (04/05/26).
Ditambahkan, tanpa dukungan yang memadai, target besar yang telah dicanangkan berpotensi tidak tercapai secara maksimal.
Basyir menekankan kepemimpinan Zulkarnain Awat Amir dalam menggagas hilirisasi kelapa ini patut diapresiasi sebagai langkah visioner.
Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pada sektor riil yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat, khususnya petani.
“Konsistensi dan pengawasan dalam pelaksanaan akan menjadi kunci keberhasilan program ini,” tukasnya.
Pada akhirnya, apresiasi yang disampaikan Basyir Tuhepaly merupakan bentuk dukungan sekaligus harapan besar terhadap masa depan Malteng.










