Hal itu disampaikan dalam perayaan HUT ke-91 GPM di Baileo Oikumene, Minggu (6/9/2026).

Menurut Sapulette, gereja tidak hanya hadir melalui bantuan, tetapi juga mendampingi masyarakat agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Selain ekonomi, GPM turut memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan bencana. Kondisi Maluku sebagai wilayah kepulauan membuat isu laut, pesisir, hutan, perubahan iklim, dan kebencanaan menjadi perhatian penting dalam pelayanan gereja.
GPM juga akan memperkuat tata kelola organisasi, kualitas sumber daya manusia, dan sistem kerja sebagai bagian dari persiapan menuju satu abad pelayanan.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengingatkan agar tema HUT ke-91 GPM, “Bersyukur dan Tekunlah Bermisi dengan Takut akan Allah”, tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja dan pelayanan nyata di tengah masyarakat. (AM-18).
Post Views: 87
Related