Merespons pemaparan tersebut, Direktur Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen, menyambut baik semangat yang dibawa oleh Direktur Politeknik Negeri Ambon.
Ia menyatakan pihak PT LRT Jakarta membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dan siap mendiskusikan lebih lanjut bentuk-bentuk kerjasama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun civitas akademika Politeknik Negeri Ambon (Polnam).
Yang patut diapresiasi adalah cara Direktur Haurissa membaca dan memanfaatkan situasi.
Keberadaannya di Jakarta pasca pelantikan tidak dilewatkan begitu saja. Ia justru menjadikannya peluang untuk langsung mengetuk pintu industri dan membuka percakapan strategis.
“Sebuah sikap yang mencerminkan bahwa baginya, jabatan bukan berarti menunggu laporan masuk melainkan bergerak menciptakan peluang sejak hari pertama,”ungkap Akyuwen.
Ke depan, hasil penjajakan ini diharapkan dapat berkembang menjadi kerjasama konkret yang dituangkan dalam nota kesepahaman antara kedua pihak, membuka peluang bagi mahasiswa Politeknik Negeri Ambon untuk terlibat langsung dalam ekosistem industri transportasi modern, serta memperkaya wawasan dan kompetensi para tenaga pengajar.
Dengan langkah awal yang penuh determinasi ini, Direktur Marceau Armstrong Filex Haurissa telah memberikan pesan yang jelas kepada seluruh civitas akademika: era baru PoliteknikNegeri Ambon telah dimulai dan ia dimulai dengan bergerakdan berdampak. (*)










