Ia menegaskan, pelajar memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib di tengah masyarakat.
“Angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia produktif dan pelajar masih menjadi perhatian bersama. Karena itu, pendekatan edukatif dan preventif harus terus diperkuat agar lahir generasi yang sadar keselamatan di jalan raya,” ujarnya.
Kegiatan Polsanak tersebut dipandu personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Maluku yang di pimpin oleh PS Kanit Standar Tindak dan Cegah Subdit Kamsel Ditlantas Polda Maluku IPDA Fadli, S.Pd.I dengan metode interaktif dan dialogis sehingga para siswa dapat memahami materi secara mudah dan menyenangkan.
PS Kanit Standar Tindak dan Cegah Subdit Kamsel Ditlantas Polda Maluku dalam pemaparannya mengajak para siswa memahami fungsi rambu lalu lintas serta pentingnya disiplin dan etika saat berkendara maupun sebagai pengguna jalan.
Suasana kegiatan berlangsung aktif saat sesi tanya jawab dibuka. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait keselamatan berkendara, aturan lalu lintas, hingga perilaku aman di jalan raya.
Kepala SMP AS-SALAM Ambon, Fathur Rahman, S.Pd.I mengapresiasi langkah Ditlantas Polda Maluku yang dinilai memberikan kontribusi positif dalam membangun karakter disiplin dan kepedulian keselamatan bagi para pelajar.










