Di sisi lain, usulan penambahan ruang kelas sebenarnya telah diajukan dan mendapat respons awal dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Meski demikian, kepastian realisasi pembangunan masih menunggu penyesuaian dengan perencanaan anggaran.
“Usulan dari Dinas PU sudah ada. Tinggal kami koordinasikan apakah bisa masuk dalam tahun berjalan atau tidak. Karena untuk anggaran 2026 sendiri, pembahasannya sudah dilakukan sejak 2025,” tambah Mailuhu.
Ia menegaskan, DPRD akan terus mengawal proses ini agar kebutuhan ruang belajar bagi siswa dapat segera terpenuhi. Perbaikan fasilitas pendidikan harus menjadi prioritas demi menunjang kualitas belajar mengajar di Kota Ambon.
“Sebagai wakil rakyat, kami berkewajiban memastikan persoalan seperti ini tidak berlarut-larut. Pendidikan adalah kebutuhan dasar yang harus didukung dengan fasilitas yang memadai,” tandasnya. (AM-18)










