“Storage tank yang sudah puluhan tahun harus segera diremajakan. Ini bukan hanya soal anggaran, tetapi menyangkut ketahanan energi dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti kondisi armada kapal Pertamina yang dinilai sudah berusia tua, serta tantangan pendangkalan di sejumlah pelabuhan yang berpengaruh pada distribusi energi. “Peremajaan kapal dan perbaikan pelabuhan sangat penting karena pelabuhan adalah instrumen utama distribusi BBM dan LPG,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII juga mencatat adanya perubahan positif dalam pola konsumsi BBM di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Terdapat penurunan penggunaan BBM subsidi jenis Pertalite, serta peningkatan konsumsi BBM non-subsidi seperti Solar Dexlite, Solar Dex, dan Pertamax.
“Tadi kami mendapat laporan adanya penurunan pembelian Pertalite dan peningkatan penggunaan BBM non-subsidi. Ini kami apresiasi karena menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin baik,” kata Rokhmat.
Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari menegaskan bahwa kunjungan kerja ini juga bertujuan untuk memastikan stabilitas dan ketersediaan BBM di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menurutnya, pengawasan ini penting dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat, baik untuk transportasi maupun aktivitas ekonomi sehari-hari.










