Karena itu, Sisinaru menegaskan bahwa kunci keberhasilan kepemimpinan Sekkot terletak pada kemampuannya merangkul seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Ambon, termasuk tiga kandidat yang sebelumnya mengikuti proses seleksi jabatan Sekkot.
Dalam pandangannya, semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk memperkuat koordinasi, menjaga kekompakan birokrasi, serta mendukung kepemimpinan Wali Kota Ambon dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif.
“Proses seleksi telah selesai. Kini saatnya semua pihak bersatu, meninggalkan perbedaan, dan bersama-sama mendukung Wali Kota serta Sekkot dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” katanya.
Sisinaru juga mengingatkan agar berbagai dinamika dan isu yang sempat berkembang selama proses seleksi tidak lagi memengaruhi jalannya pemerintahan. Menurutnya, Sekkot harus mampu menjadi figur yang mempersatukan birokrasi sekaligus menjaga stabilitas organisasi.
Dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Kota, Robby Sapulette dituntut menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Profesionalisme dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas. Seorang Sekretaris Kota harus mampu menjadi perekat birokrasi, menjaga netralitas, serta memastikan setiap kebijakan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tutupnya. (AM-18)










