JAKARTA — Kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Sidoarjo, Nganjuk, dan Jombang dengan ratusan korban.
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono gagal mengatasi persoalan tersebut. Ia mendesak pemerintah memutus kontrak dapur bermasalah yang dinilai menjadi salah satu sumber persoalan.
Mengutip Tribunews.com, Mahfud juga mendorong pengelolaan MBG berbasis desa agar lebih mudah dikontrol dan menjamin keamanan pangan.
“Kalau MBG tetap seperti sekarang, mungkin akan menimbulkan keracunan besar dan bencananya semakin tinggi,” tegas Mahfud.
Sementara itu, Sudaryono menyebut 80–90 persen kasus keracunan terjadi akibat pelanggaran SOP dapur, termasuk penyimpanan dan batas waktu konsumsi makanan. BGN berjanji memperketat tata kelola MBG. (**)













