Arikamedia.id, AMBON – Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Ely Toisutta mengatakan, pelaku UMKM diuntungkan dengan kemudahan pelayanan, pencatatan data transaksi yang lebih rapi, serta perluasan jangkauan promosi.
Menurut Wawali, Pemilihan Negeri Rutong sebagai lokasi pembukaan acara juga dinilai sangat tepat.
Diungkapkan, Negeri Rutong tidak hanya dikenal lewat panorama alamnya yang memukau, melainkan juga kekayaan sejarah, budaya, dan potensi ekonomi berbasis sagu yang menjadi identitas kuat masyarakat Maluku.
“Ini adalah potret kolaborasi yang nyata antara sektor keuangan, pemerintah daerah, pelaku usaha, dunia pariwisata, hingga masyarakat adat,” tambah Ely.

Wawali mengajak seluruh peserta QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 untuk menjadi duta promosi yang membawa cerita positif mengenai keindahan alam, kehangatan masyarakat, serta kelezatan kuliner Ambon ke ranah yang lebih luas.
Pemkot Ambon juga mengimbau seluruh elemen mulai dari OJK, perbankan, akademisi, hingga media untuk memperkuat sinergi demi mendorong perluasan penggunaan digitalisasi pembayaran di pasar tradisional, pusat kuliner, hingga pelaku usaha mikro guna mewujudkan ekonomi daerah yang tangguh dan adaptif.
Ditempat yang sama, Plh Kepala Perwakilan BI Maluku, Rahmat Pratama, menjelaskan QRIS Jelajah Indonesia atau QJI merupakan bagian dari event festival keuangan digital yang bertujuan untuk mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran secara inklusif dan berkelanjutan.










