BeritaNasionalUtama

KPK Berharap Reformasi Sistem Pilkada Bersih dari Cukong Politik 

4
×

KPK Berharap Reformasi Sistem Pilkada Bersih dari Cukong Politik 

Sebarkan artikel ini

Arikamedia.id – KPK memberikan catatan kritis terkait wacana perubahan mekanisme pilkada apabila dipilih langsung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), melalui pertemuan bersama Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Kamis pekan lalu. 

KPK menilai, semakin terkonsentrasi jumlah aktor pengambil keputusan, maka semakin tinggi risiko transaksi kekuasaan dan korupsi yang tersembunyi. 

“Bagi KPK, yang terpenting bukan bagaimana kepala daerah dipilih, tapi untuk siapa kekuasaan itu dijalankan,” tegas Ketua KPK, Setyo Budiyanto.

Setyo menganalogikan mekanisme Pilkada melalui DPRD menciptakan risiko state capture corruption, yang berarti kebijakan publik dikendalikan kelompok tertentu.

Bagi KPK, hal ini dapat melumpuhkan fungsi pengawasan (check and balances) karena kepala daerah merasa berhutang budi pada DPRD, bukan rakyat.

Baca Juga  Slamet Riyadi Jago Tempur dari Solo Tewas dalam Penumpasan RMS

Mengutip dari kanal KPK RI, KPK berharap wacana reformasi sistem pilkada tidak terjebak pada efisiensi biaya semata, melainkan harus mengedepankan nilai ideologis kekuasaan yang bersih dari intervensi cukong politik dan benar-benar berlandaskan moral publik. *** 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

AMBON – Untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas, Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Salawaku Polda Maluku terus memaksimalkan sosialisasi terkait pentingnya tertib dalam berlalulintas…