Kedua, kader KAMMI diharapkan dapat membantu pemerintah menjadi ujung tombak lahirnya inovator, startup, dan wirausaha baru di Indonesia.
Ketiga, KAMMI diharapkan turut mendorong percepatan pemahaman dunia kerja melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri, pengembangan laboratorium solusi, serta pemberdayaan potensi lokal di daerah masing-masing.
Keempat, mahasiswa tidak hanya berperan dalam aspek sosial dan politik, tetapi juga harus mampu mengambil bagian dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
Menurut Menteri, mahasiswa dan organisasi kepemudaan memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif dan menciptakan peluang ekonomi baru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri ketenagakerjaan RI, anggota DPR RI Sadiah Uluputty, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku yang juga Ketua KAMMI Maluku Asis Sangkala, unsur Forkopimda Provinsi Maluku atau yang mewakili, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku atau yang mewakili, Wakil Wali Kota Ambon, Wakil Rektor UIN A.M. Sangadji, Ketua Pengurus Pusat KAMMI, pimpinan organisasi kepemudaan, serta seluruh peserta Muktamar KAMMI XIV.










