Wakapolda juga meminta seluruh dewan juri dan panitia menjaga profesionalisme, objektivitas, transparansi, dan menjunjung tinggi prinsip fair play, sehingga kompetisi benar-benar menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama baik Maluku di tingkat nasional.
“Turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat persatuan, membangun semangat kolaborasi, memperkuat silaturahmi, serta mencetak generasi muda Maluku yang unggul, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Saya yakin dari ajang ini akan lahir atlet-atlet e-sport terbaik yang mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Menurut Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., penyelenggaraan Kapolda Cup juga menjadi bagian dari upaya Polri membangun ekosistem digital yang sehat melalui pendekatan edukatif kepada generasi muda, sekaligus mengajak mereka menjauhi berbagai ancaman kejahatan siber seperti judi online, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga penyalahgunaan media digital.
Turnamen E-Sport Mobile Legends Bang-Bang Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet e-sport terbaik asal Maluku yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan generasi muda dalam mewujudkan ruang digital yang aman, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.










