Ia meminta seluruh jajaran tidak hanya menjalankan program kerja secara administratif, tetapi juga menghadirkan terobosan pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan humanis.
“Setiap satuan kerja harus mampu menghadirkan inovasi pelayanan yang relevan, adaptif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Transformasi pelayanan publik menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa penguatan kompetensi SDM dan inovasi pelayanan publik merupakan langkah strategis dalam mendukung reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada pelayanan modern dan profesional.
Menurutnya, masyarakat saat ini menuntut pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika sosial yang terus berkembang.
“Transformasi pelayanan publik bukan lagi sebuah pilihan, tetapi menjadi kebutuhan institusi dalam menjawab harapan masyarakat terhadap pelayanan Polri yang semakin profesional, humanis, dan modern,” kata Kombes Pol. Rositah. Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan publik harus dimulai dari kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.










