Ia menambahkan, distribusi hewan kurban juga menjadi simbol penguatan solidaritas sosial di tengah tantangan geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan yang membutuhkan sinergi dan kebersamaan lintas elemen masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong sebagai fondasi kekuatan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menjelaskan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini melibatkan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Maluku dengan partisipasi yang meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Peningkatan jumlah hewan kurban ini mencerminkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian personel Polri terhadap masyarakat. Hewan kurban nantinya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk kaum dhuafa, masyarakat pesisir, serta kelompok masyarakat di wilayah kepulauan,” jelas Rositah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi nyata dari konsep Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
“Melalui momentum Idul Adha, Polda Maluku ingin memperkuat hubungan sosial dan kepercayaan publik. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari pengabdian kemanusiaan Polri untuk terus hadir membantu masyarakat,” tegasnya.










