MENTERI Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa sekitar 6.000 dari total 38.600 ASN di Kementerian PU terindikasi melakukan transaksi judi online berdasarkan data PPATK. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 15 persen dari keseluruhan pegawai.
Dilansir dari Geo Genius, selain temuan terkait judi online, sekitar 4.000 pegawai juga diketahui bermasalah dalam penggunaan sistem absensi elektronik. Temuan ini menjadi salah satu dasar bagi Menteri PU untuk memperketat pengawasan serta melakukan rotasi terhadap sejumlah pejabat.
Menurut Dody, pelanggaran disiplin telah berlangsung cukup lama akibat lemahnya penindakan dan kuatnya hubungan pertemanan di lingkungan internal kementerian.
“Ini bukan data saya, data PPATK. Judol itu pidana,” kata Dody di Podcast Akbar Faizal, dikutip Jumat 17 Juli 2026.
Meski demikian, data tersebut belum berarti seluruh pegawai telah terbukti melakukan tindak pidana. Pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan pemilik rekening, pola transaksi, dan keterkaitannya dengan situs maupun bandar judi online.
Dody juga belum mengungkapkan nilai transaksi, periode pemantauan, jumlah pegawai yang telah dikenai sanksi, ataupun kasus yang diteruskan kepada aparat penegak hukum. ***










