Ia juga menekankan bahwa keberhasilan menjaga ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi kuat antara Bulog, petani, lembaga terkait, dan DPR RI. Sinergi tersebut dinilai penting agar pengadaan serta pengelolaan cadangan pangan berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Karena itu, tingkatkan terus kerja sama Bulog dengan para petani, lembaga-lembaga terkait, serta DPR, sehingga tugas Bulog dapat berjalan dengan baik dan mampu memenuhi segala kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain mengapresiasi pencapaian pengadaan CBP, Siti turut menyoroti kondisi Gudang Bulog Nusaniwe yang telah berdiri selama puluhan tahun, tetapi masih dapat dimanfaatkan dengan baik berkat pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Ia berharap fasilitas pergudangan Bulog terus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya agar mampu menunjang penyimpanan serta distribusi beras secara optimal. Menurutnya, infrastruktur pergudangan memiliki peran penting dalam memastikan cadangan pangan tetap terjaga dan dapat disalurkan sesuai kebutuhan.
Siti kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Perum Bulog atas keberhasilan mencapai target pengadaan CBP 4 juta ton setara beras. Ia berharap pencapaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia.










