Lebih dari itu, keberhasilan sesungguhnya tercermin dari sejauh mana masyarakat Maluku memperoleh kesempatan yang adil untuk bekerja, berusaha, meningkatkan kompetensi, dan menikmati manfaat ekonomi yang dihasilkan proyek tersebut.
“Jangan sampai masyarakat Maluku hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Blok Masela harus menjadi pintu masuk lahirnya generasi muda yang berdaya saing, pengusaha lokal yang berkembang, dan ekonomi daerah yang tumbuh secara berkelanjutan,” tegasnya, Jumat,(17/6/26).
Untuk itu, ia meminta pemerintah bersama seluruh investor menghadirkan keberpihakan nyata kepada masyarakat melalui prioritas penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan dan sertifikasi, serta pelibatan pengusaha daerah dan pelaku UMKM dalam seluruh rantai pasok proyek, mulai dari konstruksi, logistik, transportasi hingga berbagai sektor jasa pendukung. *










