BeritaDaerahHukum & KriminalUtama

Kajati Maluku Lantik Yafeth Ruben Bonai sebagai Kajari Maluku Barat Daya, Tekankan Integritas dan Evaluasi 30 Hari Pertama

29
×

Kajati Maluku Lantik Yafeth Ruben Bonai sebagai Kajari Maluku Barat Daya, Tekankan Integritas dan Evaluasi 30 Hari Pertama

Sebarkan artikel ini

Tantangan Wilayah Kepulauan Menuntut Strategi yang Terukur

Kajati Maluku juga mengingatkan bahwa wilayah kerja Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya memiliki karakteristik geografis berupa gugusan kepulauan dan berada di wilayah terluar. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam hal jarak, aksesibilitas, dan transportasi.

Karena itu, Kajari yang baru diminta memahami kondisi wilayah tugas secara langsung, mengenali kebutuhan masyarakat, serta merumuskan strategi pelaksanaan tugas yang efektif dan terukur.

Rudy menekankan pentingnya penetapan prioritas kerja, penanggung jawab, dan target penyelesaian yang jelas. Setiap perkembangan maupun kendala juga harus dilaporkan secara objektif agar Kejaksaan Tinggi Maluku dapat memberikan dukungan dan melakukan pengendalian secara tepat.

Baca Juga  Warek Unpatti Dorong Perempuan dan Anak Jadi Prioritas Pengabdian Masyarakat

“Tetapkan prioritas, penanggung jawab, dan waktu penyelesaian. Laporkan keadaan yang sebenarnya, termasuk hambatannya. Dengan demikian, Kejaksaan Tinggi dapat memberikan dukungan dan pengendalian secara tepat,” ujarnya.

Lima Penekanan: Korupsi, Independensi, dan Pelayanan Publik

Dalam arahannya, Kajati Maluku menyampaikan lima hal utama yang harus menjadi perhatian Kajari Maluku Barat Daya beserta seluruh jajarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Namun, sehari sebelum jadwal pemeriksaan kedua pada Kamis (15/10/2026), Nusron melayangkan surat permohonan penundaan kepada penyidik lembaga antirasuah tersebut. Dilansir dari MelihatIndonesia.id,…