Tantangan Wilayah Kepulauan Menuntut Strategi yang Terukur
Kajati Maluku juga mengingatkan bahwa wilayah kerja Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya memiliki karakteristik geografis berupa gugusan kepulauan dan berada di wilayah terluar. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam hal jarak, aksesibilitas, dan transportasi.
Karena itu, Kajari yang baru diminta memahami kondisi wilayah tugas secara langsung, mengenali kebutuhan masyarakat, serta merumuskan strategi pelaksanaan tugas yang efektif dan terukur.
Rudy menekankan pentingnya penetapan prioritas kerja, penanggung jawab, dan target penyelesaian yang jelas. Setiap perkembangan maupun kendala juga harus dilaporkan secara objektif agar Kejaksaan Tinggi Maluku dapat memberikan dukungan dan melakukan pengendalian secara tepat.
“Tetapkan prioritas, penanggung jawab, dan waktu penyelesaian. Laporkan keadaan yang sebenarnya, termasuk hambatannya. Dengan demikian, Kejaksaan Tinggi dapat memberikan dukungan dan pengendalian secara tepat,” ujarnya.
Lima Penekanan: Korupsi, Independensi, dan Pelayanan Publik
Dalam arahannya, Kajati Maluku menyampaikan lima hal utama yang harus menjadi perhatian Kajari Maluku Barat Daya beserta seluruh jajarannya.










