Ia mengaku bukan siswa yang selalu menjadi juara kelas. Namun, kepala sekolah menilai kegigihannya dalam menjalani pendidikan.
Menurut Wattimena, pengalaman tersebut memberikan kesan tersendiri dan membentuk pandangannya mengenai pentingnya peran guru dalam memberikan motivasi kepada siswa.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Wattimena sempat berencana untuk langsung bekerja. Namun, ia kemudian mengikuti seleksi Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN).
Dari 100 orang yang mengikuti seleksi dari wilayahnya, sebanyak 35 orang dinyatakan diterima. Wattimena termasuk salah satu peserta yang lolos.
Kelulusan tersebut menjadi awal perjalanan kariernya sebagai aparatur sipil negara. Ia kemudian menjalani sejumlah penugasan hingga dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku.
Pada 24 Mei 2022, Wattimena ditunjuk sebagai Penjabat Wali Kota Ambon.
Pada Maret 2024, ia memilih pensiun dini dari ASN dengan pangkat IV/d. Karier politiknya kemudian berlanjut hingga dirinya dipercaya sebagai Wali Kota Ambon.
Dalam pertemuan dengan para siswa, Wattimena mengatakan keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan yang diperoleh.
Ia meminta siswa memahami bahwa cita-cita dapat berubah sesuai dengan perjalanan hidup. Menurutnya, hal yang penting adalah menjalankan profesi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.










