Kehadiran ratusan peserta, tim, dan penonton mampu menggerakkan roda perekonomian, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.
“Kami selalu berupaya memfasilitasi kehadiran stan UMKM di setiap event otomotif. Dengan begitu, manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan para pembalap dan komunitas otomotif, tetapi juga masyarakat serta pelaku usaha lokal,” jelasnya.
Penyelenggaraan event resmi juga menjadi salah satu solusi dalam menekan maraknya aksi balap liar yang selama ini membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menyediakan wadah yang positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan hobi dan bakatnya. Dengan begitu, mereka tidak lagi melakukan balap liar di jalan umum yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Ia optimistis, melalui pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang rutin, Ambon dan Maluku akan melahirkan semakin banyak pembalap muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
“Kami ingin semakin banyak pembalap muda dari Ambon dan Maluku yang mengukir prestasi. Semoga kejuaraan ini menjadi langkah awal lahirnya atlet-atlet otomotif yang mampu mengharumkan nama daerah di level nasional hingga internasional,” pungkasnya.










