Plt Ketum Muaythai Maluku, Albertus Fenanlampir mengaku baru diberikan tugas pada April kemarin. Penunjukannya sebagai Plt untuk memastikan aktivitas organisasi tetap berjalan selama masa transisi atau saat kepengurusan daerah dibekukan, terutama setelah adanya dinamika internal atau mosi tidak percaya.
Dijelaskan, dirinya diberikan amanat untuk melaksanakan Musprovlub dalam, kurun waktu maksimal tiga bulan. Namun, dengan gerak cepat, agenda tersebut bisa terlaksana di bulan pertama masa jabatan sebagai Plt.
Menurutnya, Musprovlum merupakan satu momentum yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya sebagai dasar pijak Muaythai kedepan. Musprovlub tersebut melahirkan ketua serta pengurus masa bakti 2026-2030 yang bisa ikut serta dalam agenda-agenda PB Muaythai, salah satunya adalah Nyalla Combat, yang merupakan seri kejuaraan pro fight untuk meningkatkan jam terbang dan mental atlet.
“Selain itu, akan ada kejuaraan nasional (Kejurnas) Muaythai mulai dari kategori pemula, junior hingga senior pada bulan Agistus mendatang, serta PON Beladiri,” terangnya.
Kata Fenanlampir, satu program yang dianggap berat saat ini adalah target dua medali emas yang diberikan Kemenpora terhadap PB Muaythai. Itu dianggap berat, karena sejauh keikutsertaan Muaythai Indonesia di event Sea Games, belum pernah memperoleh medali emas.










