Pada lokasi tersebut, BPBD mendistribusikan 8.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di RT 008/RW 07 dan RT 007/RW 07.
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 7.800 liter disalurkan kepada warga RT 008/RW 07, sedangkan 200 liter lainnya diperuntukkan bagi warga RT 007/RW 07.
Luhulima menegaskan, pendistribusian air bersih merupakan bentuk respons cepat BPBD Provinsi Maluku terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kekeringan.
Menurutnya, pemerintah daerah melalui BPBD terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus memperkuat koordinasi dan penanganan di lapangan guna mengantisipasi dampak kekeringan yang berpotensi meluas.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari, sekaligus mengurangi risiko krisis air bersih apabila kondisi kekeringan masih berlanjut.
Selain melakukan distribusi bantuan, Pemerintah Provinsi Maluku melalui BPBD juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan yang tersedia.
Warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih diminta segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti.










