Dilansir TribunTrends.com, Amran mencontohkan sektor susu yang, menurut paparannya, telah mengalami peningkatan ketergantungan terhadap impor. Ia mengingatkan bahwa persoalan serupa berpotensi terjadi pada komoditas lain apabila produsen lokal tidak memperoleh kondisi usaha yang memadai. “Ini caranya, Pak. Menjual susu murah, murah, murah. Akhirnya sudah 82 persen impor,” kata Amran.
Ia juga menyinggung komoditas kedelai dan ayam sebagai sektor yang perlu dijaga keberlanjutan produksinya. Menurut dia, mekanisme pasar perlu berjalan secara sehat sehingga produsen dalam negeri tidak kalah akibat ketimpangan kekuatan dengan pelaku usaha yang lebih besar. Amran mengatakan pemerintah membutuhkan waktu untuk memperkuat sektor produksi, termasuk melalui pembangunan pakan ternak. Namun, ia menilai langkah tersebut harus disertai penanganan persoalan distribusi dan perdagangan.
Pemerintah Diminta Perkuat Koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum
Amran kembali menegaskan bahwa pengendalian inflasi harus berjalan seiring dengan penindakan terhadap dugaan pelanggaran di sektor pangan. Ia mengapresiasi peran Mendagri Tito Karnavian dalam upaya menjaga inflasi, tetapi meminta koordinasi antarlembaga diperkuat untuk mengatasi anomali harga yang terjadi di tingkat produsen dan konsumen.










