Ia berpandangan, hubungan antardaerah di dalam negeri perlu terus diperkuat karena memiliki peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara langsung sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengapresiasi perkembangan Ambon dalam membangun ekosistem musik yang melibatkan masyarakat.
Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi contoh bagi Ponorogo dalam menjaga keberlangsungan kesenian tradisional, khususnya melalui pembinaan generasi muda.
Ia menjelaskan, pelestarian Reog Ponorogo terus didorong melalui regenerasi seniman dan penguatan pengenalan budaya lokal di lingkungan pendidikan.
Kedua kepala daerah itu pun turut menyoroti warga asal Ponorogo yang menetap di Kota Ambon.
Lisdyarita berharap masyarakat Ponorogo yang merantau di Ambon tetap mendapat perhatian dan dapat terus hidup berdampingan dalam lingkungan masyarakat yang harmonis.
Menanggapi hal tersebut, Wattimena menegaskan bahwa Ambon merupakan kota yang dibangun atas keberagaman suku, budaya, dan agama.
Nilai toleransi serta persatuan menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat.
Dukungan terhadap penjajakan kerja sama tersebut juga disampaikan Ketua Paguyuban Warga Jawa Timur di Provinsi Maluku, Sugiyanto.










