Melalui program Al-Muzaffar Mencari Bakat, generasi muda di Ambon diberi kesempatan menunjukkan kreativitas dan kemampuan di bidang seni budaya. Panitia akan memilih 10 peserta, terdiri atas lima perwakilan Kristen dan lima Muslim, untuk tampil pada malam puncak.
Panggung Seni Budaya Alif Satarasa direncanakan berlangsung di Gong Perdamaian Ambon pada Desember 2026 atau Januari 2027.
Pemilihan lokasi tersebut diharapkan semakin memperkuat pesan bahwa seni dapat menjadi ruang perjumpaan dan pemersatu masyarakat lintas agama maupun budaya.
Seminar ini melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan sanggar seni, pelajar SMP dan SMA, pejabat Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku, serta para raja negeri.
Hadir pula empat narasumber yang mewakili unsur pemerintahan, pelestarian budaya, adat, dan keagamaan, yakni Wali Kota Ambon, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku, Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, serta Ketua MUI Kota Ambon.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Sanggar Seni Al-Muzaffar berharap nilai Ale Rasa Beta Rasa terus hidup dalam masyarakat Maluku.
Semangat ini mengajarkan pentingnya merasakan kepedihan dan kebahagiaan sesama, saling menghormati, serta menjaga persaudaraan tanpa memandang perbedaan.










