Arikamedia.id, AMBON – Besarnya potensi perikanan tangkap di Kota Ambon perlu diimbangi dengan pengelolaan yang terarah agar mampu memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat, terutama nelayan.
Upaya tersebut kini didorong Dinas Perikanan Kota Ambon melalui inovasi BAKU DAPA yang dirancang untuk memperkuat tata kelola produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil tangkapan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly Simatauw, menjelaskan, BAKU DAPA merupakan Strategi Pengembangan Sentra Perikanan Tangkap untuk Mendukung Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebagai Penggerak Ekonomi Daerah Kota Ambon.
“Inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk membangun sistem pengelolaan perikanan tangkap yang lebih terintegrasi. Sebab, selama ini aktivitas pendaratan ikan di Kota Ambon masih tersebar di 22 sentra perikanan yang berada pada lima kecamatan dan sebagian besar belum terhubung secara optimal dengan TPI”ungkapnya saat memberikan sambutan, di Manise Hotel Kamis, (5/11/26).
Akibatnya, pencatatan hasil produksi, pendataan jumlah tangkapan, serta pemantauan distribusi ikan masih menghadapi sejumlah kendala.
Padahal, data produksi yang lengkap sangat dibutuhkan pemerintah sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan dan mengembangkan sektor perikanan.










