Arikamedia.id, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyampaikan keberatan, sekaligus meminta klarifikasi kepada Tribun Ambon, untuk memperjelas pemberitaan terkait penyataan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena tentang pembangunan di badan Sungai Waitomu, yang dinilainya tidak mencerminkan fakta dan substansi pernyataan yang pernah disampaikan.
Persoalan ini mencuat, setelah Wali Kota mempertanyakan pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan pernyataan, bahwa ia akan bertanggung jawab atas banjir yang terjadi setelah pembangunan di badan Sungai Waitomu oleh pihak Kodam.
Menurut Wali Kota, pemberitaan tersebut tidak merepresentasikan secara utuh substansi dan konteks pernyataan yang sebenarnya disampaikan. Bahkan, secara spesifik, pernyataan sebagaimana dikonstruksikan dalam pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan konsep ucapkannya.
Karena itu, pemerintah Kota memandang perlu adanya klarifikasi untuk memastikan akurasi informasi, mencegah terbentuknya persepsi publik yang keliru, serta menjaga objektivitas dan kredibilitas pemberitaan.
Pasalnya, selama ini jika ada bencana banjir, maka Pemkot Ambon yang urus – menanganinya. Untuk itu bagi Wali Kota, pembangunan di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Waitomu harus mengikuti aturan dan norma-norma yang ada, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.










