Arikamedia.id, AMBON — Pemerintah Provinsi Maluku memperkuat langkah perlindungan kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, bersama Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, membagikan 1.500 masker kepada masyarakat di Kota Ambon, Senin (12/10/26) guna menekan risiko gangguan pernapasan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Pembagian masker menyasar masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka, terutama pengguna jalan dan transportasi umum.
Kegiatan dipusatkan di dua titik, yakni kawasan samping Gereja Maranatha, Ambon, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Hendrik Lewerissa, serta persimpangan lampu merah Pos Kota Ambon yang menjadi lokasi pembagian oleh Sekda Maluku, Sadali Ie. Sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Maluku turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Asisten III Sekda Provinsi Maluku, Dominggus N. Kaya, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas imbauan pemerintah menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap kualitas udara.
Menurut Kaya, berdasarkan rilis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Senin (12/10/2026), kondisi udara dinyatakan tidak sehat bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.










